Sabtu, 06 Desember 2014

Abu Bakar As-shiddiq

Identitas :  Abu bakar lahir 572 - wafat 23 agustus 634/21 Jumadil Akhir 13 H. Dilahirkan di Makkah keturunan Bani Tamim (attamimi) , suku bangsa quraish termasuk diantara mereka yang paling awal memeluk islam. Berdasarkan beberapa sejarawan islam, ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi, seorang yang terpelajar serta dipercayai sebagai orang yang bisa menafsirkan mimpi. Setelah Rasulullah wafat, abu bakar menjadi khalifah yang pertama pada 632. Ia bernama asli Abdullah ibni Abi Quhaafah. Abu bakar berarti ayah si gadis. yaitu ayah dari Aisyah istri Nabi Muhammad. Namanya yang sebenarnya adalah Abdul Ka'bah (Hamba Ka'bah) yang kemudian diubah menjadi oleh Rasulullah menjadi Abdullah (Hamba Allah). Abdullah bin Abu Quhaafah adalah kunya atau nama panggilan ayahnya). Rasulullah juga memberikan gelar As-shiddiq (artinya "yang berkata benar").

Memeluk islam :   Quraisy adalah bangsa yang jujur dalam berperilaku. Abu bakar seorang yang sangat memegang kejujuran dalam hatinya dan sekaku mencari kebenaran untuk ketenangan dan kedamaian hatinya. Suatu hari Abu bakar bermimpi bulan meninggalkan tempatnya, turun ke makkah, terpecah-pecah ke semua gedung dan rumah-rumah, lalu bersatu kembali di atap rumah Abu bakar. Lalu Abu bakar mencari orang yang bisa menafsirkan mimpinya. Kerinduan akan kedamaian dan ketenangan dalam hati Abu bakar yang terpendam selama itu telah terungkap. Beliaupun segera menemui Rasulullah dan meyakini Islam dengan keyakinan yang kuat dan teguh.

Era bersama Nabi : Sebagaimana yang juga dialami oleh para pemeluk islam pada mas awal. Ia juga mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh penduduk mekkah yang mayoritas masih memluk agama nenek moyang mereka. Namun, penyiksaan terparah dialami oleh mereka yang berasal dari golongan budak. Sementara para pemeluk non budak biasanya masih dilindungi oleh para keluarga dan sahabat mereka, para budak disiksa sekehendak tuannya. Hal ini mendorong Abu bakar membebaskan budak tersebut dengan cara membelinya dari tuannya kemudian memberinya kemerdekaan.
 Beberapa budak yang ia bebaskan antara lain : Bilal bin rabbah, Abu fakih, Ammar, Abu fuhaira, Lubainah, An nahdiah, Ummu ubays, Zinnira

Gelar : AS-SHIDDIQ : Jujur/ yang dapat dipercaya/ yang selalu membenarkan perkataan Rasulullah.
                   As-SHADAQA : orang yang jujur
                   ASSABIQUL AWWALUN : termasuk orang pertama yang memeluk islam
                   RADHIALLAHUANHU : semoga Allah meridhoi

Pengangkatan Abu bakar menjadi khalifah : Disaqifah (Balai pertemuan) Kaum Muhajirin dan Anshor berdebat atas siapa yang berhak memilih calonnnya untuk menjadi pemimpin.
- Rasulullah pernah berpesan untuk menyerahkan jabatan kepada orang yang meminta untuk diberi jabatan, karena pemimpin yang memimpin pemerintah mempunyai beban tanggung jawab dan bukan keuntungan, pengorbanan dan bukan sumber keuangan 
-Pemilihan Umar sebagai calon khalifah
-Umar mencalonkan Abu bakar sebagai khalifah yang lebih berhak memimpin umat islam daripada dirinya.
-Kesepakatan umat islam untuk menjadikan Abu bakar As-Shiddiq sebagai khalifah pertama.
-Di bai'at oleh kaum muslimin pada 12 Rabiul Awal 11H

Perang Riddah : Segera setelah suksesi Abu bakar, beberapa masalah yang mengancam persatuan dan stabilitas komunitas dan negara islam saat itu muncul. Beberapa suku arab yang berasal dari Hijaz dan Nejed membangkang kepada khalifah baru dan sistem yang ada. Beberapa diantaranya menolak membayar zakat walaupun tidak menolak agama secara utuh. Beberapa yang lain kembali memeluk agama menyembah berhala. Suku-suku tsb mengklaim bahwa hanya memiliki komitmen dengan Nabi Muhammad SAW dan dengan kematiannya komitmennya tidak berlaku lagi. Berdasarkan hal ini Abu bakar menyatakan perang terhadap mereka yang dukenal dengan nama perang riddah. Dalam perang Riddah peperangan terbesar adalah memerangi "Ibnu Habib al-Hanafi" yang lebih dikenal dengan nama Musailamah Al-Kazab (Musailamah si pembohong(, yang mengklaim dirinya sebagai nabi baru menggantikan nabi Muhammad SAW. Musailamah kemudian dikalahkan pada pertemouran Akraba oleh Khalid Bin Walid.

Sifat keteladanan Abu bakar : - Penyayang : Sabda Rasulullah "yang paling pengasih diantara umatku adalah Abu bakar" dan membebaskan budak
- Rendah hati : perkataan abu bakar dalam pidatonya "Saya bukanlah yang terbaik diantara kalian"
dan menolak jika dijuluki Khalilullah
- Sederhana : tetap berdagang walaupun telah menjadi khalifah
- Dermawan : menyediakan makanan untuk orang miskin dan anak yatim.
- Menjaga diri dari sesuatu yang haram : memuntahkan makanan haram yang telah terlanjur termakan olehnya.
- Rela berkorban demi islam : berjuang demi mempertahankan islam pada mula pertama bersama Rasulullah dan menyerahkan seluruh hartanya untuk membantu perjuangan islam.

Prestasi Abu bakar : a. Sebelum menjadi Khalifah : - memimpin Haji tahun 9H
- menjadi imam shalat menggantikan Rasulullah sakit karena dianggap sebagai orang yang banyak ilmunya dari pada umat nabi lainnya.
b. Setelah menjadi Khalifah : - memberantas nabi palsu
- memerangi orang-orang yang enggan membayar zakat
- dimulainya ekspedisi pasukan islam besar-besaran dalam memperluas daerah kekuasaan islam
- memulai babak baru dalam mendirikan Imperium Arabia
- memperluas Masjidil Haram

Akhir Hayat : Sahabat Rasulullah SAW yang mulia ini berpulang kerahmatullah Azza wa Jalla pada usianya yang ke 63 tahun pada senin malam, 21 Jumadil Akhir 13 H/22 Agustus M karena sakit.